Selasa, 29 Desember 2015

Review RM Galuga, Bogor






Menepati janjiku buat posting makan malam waktu singgah ke Bogor beberapa bulan lalu *keliatan banget malas ngapdet ni anak*, berikut pengalamanku icip-icip kuliner di Galuga.

Sebenarnya, ke Galuga ini ga ada dalam agenda awal jalan-jalan. Maklumlah, sudah keburu ngacir ke pinggiran Bogor karena keasyikan nostalgia di kampus IPB, alumni tercinta. Ketimbang musti balik lagi ke kota (yang notabene banyak tempat makan namun dihantui oleh kemacetan plus kudeta dari cacing-cacing kami), akhirnya kami memilih untuk mengefisienkan waktu dengan mencari alternatif makan di deket-deket situ.

Sekitar magrib kami tiba di tempat. Cukup melelahkan juga hunting tempat makan kalau sudah jam-jam begini, jam-jam nyamuk pada dines malam #mulai frustasi. 


Otak otak bakar yang maknyus poolll

Selasa, 22 Desember 2015

Teruntuk Tangan yang Telah Merawatku Sejak Kecil



Hari ini hari ibu kaaaaahn???? Aku sudah ngucapin kok.
*lho jangan cuma diucapin, Mbul*
*tapi juga ditunjukkan*

Oke, oke. 
Manggut-manggut kayak lele (RALAT, itu mangut)  -________-“ .
Yah pokoknya itu !!

(moga-moga tahun 2016 nanti aku bisa menjadi sosok yang setiap tanggal 22 Desember ini selalu diperingati, Allohumma...Amieeeen). #doa terselubung supaya diaminin banyak orang, mueheheh...

Sedikit cerita, dulu jamannya masih alay (memang sekarang udah enggak Mbul?), zzzz... aku selalu berasumsi bahwa kebahagiaan di hari ibu itu tercipta berkat kado. Iya, kado. 


Gambar : Gustyanita Pratiwi


Jumat, 18 Desember 2015

Giveaway !! Gembul Nita Bagi-Bagi Voucher Diskon Hotel Gratis !!!





Dear teman-teman blogger yang budiman,

Jadi ceritanya aku baru ketiban rejeki nomplok ni. Salah satu postinganku tentang kuliner bisa nongkrong sebagai Blogpost Of The MonthOktober Indonesia Food Blogger (IDFB). Thank you IDFB !!! *emot cium*

Sebagai rewardnya aku pun dihadiahi voucher diskon hotel goindonesia sebanyak 45 lembar dengan nilai per lembarnya Rp 50 ribu pada pertengahan Desember kemaren. Kalau diuangkan sekitar Rp 2,25 jutaan lah. Sayangnya tidak bisa diuangkan sih. 

Yang menjadi ujung kegalauan adalah, ternyata deadlinenya sampai 31 Desember 2015 ini. Satu lembar voucher hanya dapat digunakan dalam 1 kali transaksi. Kupikir tadinya bisa digabungin jadi satu. Kan mayan buat bubuk-bubuk tjantik di hotel sekelas Aston. Ternyatah nda bisa pemirsaah......

*nangis guling-guling*

Mengingat, hitung mundur menuju Desember uda hampir abis, dan rasanya untuk memakai voucher tersebut sendirian dirasa cukup mustahil *yekali booking 45 kali, dan cuma dipotong 50 ribu/transaksi, tapi tomboknya buanyak hahahhaha...* 

Ya udah aku mau bagi-bagiin aja ke kalian, para komentator setiaku. Aku sendiri sudah pakai 3, sebagian udah kubagikan ke saudara. Sisanya yang masih banyak itu mau kuhibahkan ke kalian. Aku baik hati bukaaaahhn?? 


quote from gembulnita yang lagi *waras*


Syaratnya gampang !!

  1. Tinggalkan komentar yang berbobot (sebisa mungkin yang panjang biar enakan dibaca). Kalau sudah terlanjur komen pendek bisa nambah komen dengan cara reply (balas-balasan) gitu di blogku yang wordpress untuk postingan ini , ditunggu sampai pukul 18.00 WIB nanti sore ya (18 Desember 2015).
  2. Follow blog ini dan Kodok Buntel akan menjadi nilai tambah (tapi ini opsional)
  3. Kalau sudah komen di wordpressku tadi, tolong konfirmasi dengan menyebutkan email kalian untuk pengiriman kode booking  di kotak komen pengumuman ini ya.
  4. Aku akan memilih komen yang paling berbobot versi aku.
  5. 15 komentator yang beruntung masing-masing mendapatkan 2 kode booking voucher senilai 50 ribu/lembar dari goindonesia. Jadi tiap 1 orang terpilih dapet 100 rebu, mayaaan khaaan??
Mudah-mudahan bermanfaat buat kalian yang ada rencana liburan panjang ya ^_______^

Selasa, 15 Desember 2015

Daftar Pemenang Sinar Mas Land Young Architect Competition 2015










Coba di sini yang anak arsitek mana ???? Ngacuuung ????!!!

Habis ngabsen, rasanya jadi pengen balik ke masa lampau. Mesin waktu Doraemon coba tolong keluarin ? 

Kenapa ya dulu aku ga masuk ke jurusan ini? Padahal pingin banget. Kan keren, kalau misal ditanya : kerjaannya apa nih? ARSITEK. Beeeuh !!! Cadas !!!! Ceritanya biar bisa songongan dikit *lalu digembesin pipinya.

(Padahal akooh bisanya gambar komik bantet-bantet, bukannya ngedesain rumah, he he he)



Minggu, 13 Desember 2015

Arisan



Dunia ibu-ibu tu ga lengkap ya kalau tanpa arisan. Kampret, agak gimana gitu kalo nyebutnya sudah ibu-ibu *kayaknya lebih enak kalok tungguin sampe resmi beranak dulu,....(deh)..
Ho ho ho...

Arisan memang tak bisa lepas dari budaya kita. Salah satu jenis kelompok sosial dalam mata pelajaran sosiologi ini memang ngeheits di kehidupan pasca pernikahan. Termasuk juga yang dialamin oleh kakakku dan keluarga besar suaminya yang dari Jakarta. 


Iya, orang yang dari kecil selalu dikatain orang sebagai kembaranku, hihihi... Aku Gustyanita, kakakku Gustitia Putri (Dia ini blogger juga lho...Blognya bisa di cek di sini) #AdekYangBaik #AdekYangBantuPromosiinBlogKakaknya


Disogok pakai makanan enak, jelas mau dateng (foto : Gustyanita Pratiwi)

Jumat, 11 Desember 2015

Lebih Suka Dikomen di Blog Ketimbang di Facebook






Aku ini orangnya ga terlalu ingin ‘tampil’ di facebook. Beneran. Makanya jarang banget kan liat aku kasih like atau komen kalau ga di status teman atau saudara yang deket-deket banget. 


Kenapa? Karena bagiku facebook itu cakupan pemirsanya lebih luas. Lebih beragam, dari yang profesi A B C, umur D E F, sampai yang status G H I. Belom lagi preferensi minatnya yang beda-beda. Ga semuanya doyan nulis sejarah hidupnya sendiri kayak kami as a personal blogger


Meme created by Gustyanita Pratiwi

Selasa, 08 Desember 2015

Konsistensi Penggunaan Aku, Saya, atau Gue dalam Postingan



Jebret !! Jebret !! Jebret !! Sok yes banget ya judul kali ini. Serasa udah mastah saja. Hahahah...Ya, namanya juga coba-coba. Kali-kali urun rembug tentang dunia blogging seru juga. 

Okeh langsung sajah...topik yang akan aku soroti kali ini adalah penyebutan kata ganti orang pertama dalam sebuah postingan. *Ngehe... serasa balik ke pelajaran Bahasa Indonesia luh.


Pinjem kucingnya Mbak Armita (stok foto lama)

Senin, 07 Desember 2015

Jenis-Jenis Soto Nusantara



Indonesia itu kaya ya...

Selain sate, soto pun bisa segambreng-gambreng jenisnya.


Ada :

Soto Banjar
Soto Kudus
Soto Betawi
Soto Padang
Soto Lamongan
Soto Tangkar
Soto Medan
Soto Madura
Soto Makassar (coto)
Soto Bandung
Juga Soto Bogor


Soto Kudus (doc.pribadi)

Kamis, 03 Desember 2015

Resep Perkedel Kentang Ala Beby Mbul



Ketika ditanya masakan apa yang paling effort, jawabanku pasti bergedel *kebiasaan lidah Jawa nglafalinnya begitu.

Ralat. 

Maksudnya perkedel. 

Tadinya sih mau sok-sok-an bikin yang ala-ala kornet, tapiiiih kenyataannya syusah. Kedengarannya sepele ya. Tinggal cemplung-cemplungin ke adonan kentang. Eeee.....lha....pas dijajal, kok begonoo? Rempong cyiint...ini ono kucrut ngettz...


Perkedel kentang dan perkedel kornet Ala Chef Beby Mbul


Rabu, 02 Desember 2015

Pencapaian Lomba Blog dan Giveaway



Kali ini aku pengen share bentuk cinta kasih sahabat blogger yang beberapa bulan belakangan sudah berbagi lewat giveaway. Bukan untuk sombong lho ya, tapi sebagai ucapan terima kasih saja kepada para penyelenggara karena sudah khilap memenangkan  tulisan aku yang masih kayak tulisan anak PAUD ini...bhihihi....soalnya isinya curhatan semua...







Sabtu, 28 November 2015

Daftar Korean Movie Thriller yang Wajib Tonton





Jelang sore semua. Apa kabar? Pada sehat-sehat kan?

Kali ini Mbul ingin cuap-cuap soal Kekoreaan nih...

Eteteteteetttt.......pada nafsu amat mau pindah chanel!!!! Ini bukan mau ngebahas drama cinta-cintaannya yang berepisode-episode itu kok. Melainkan mau nampilin Korean Movie Thriller yang Wajib Tonton Versi Beby Mbul. Ahahahhazeg kaaaaahhhhhnn?????!!! 

324r7555776549 47 Super cute pig emoticons gif pig emoticons


#BebyMbulTernyataSukaThriller
#TapiBukanManusiaSadisKok
#CumaManusiaLembutYangDoyanNontonFilmSadeeezz

Jumat, 27 November 2015

Oseng-Oseng Labu Ebi Petai



Jelang siang sobat Beby Mbul semua....



Kali ini aku mau asah kemampuan dalam hal mengoprek dapur. Itung-itung sebagai ajang pengiritan di tanggal tua  pembuktian diri kalau anak emak yang satu ini ga cuma demen jajan kuliner, tapi juga bisa mengolah sedikit bahan makanan yang ada di dapur *keplok-keplok dong...

Ngupasnya ampe emosi jiwa bhwahahha (foto : Gustyanita P)


Minggu, 22 November 2015

Terlalu Banyak Ide Tulisan

Sugeng ndalu sobat blogger sekabehane..

Piye kabare dino iki? Sedino-dino udan raan? Paling enak ya turu turu selimutan, huahahaaaaaa...pada roaming ni pasti yang bukan orang jawa...

Jumpa agi dengan baby mbul

Jumat, 20 November 2015

One Day Challenge Bareng Grand New Veloz yang Tak Terlupakan






Tanggal 12 November menjadi titik tolakku bersahabat dengan lomba blog. Setelah gagal berulang kali di beberapa ajang kepenulisan brand besar, akhirnya pekan lalu aku berhasil menembus rangking 11 dari 20 terpilih Lomba Toyota. Wow !! Nggak kebayang betapa gembiranya hati ini saat pengumuman itu nongkrong di timeline FB. Buru-buru aku cek nama dan taraaaaa....ada URL-ku di sana !!!!!!




Comic buatan sendiri. Karya : Gustyanita Pratiwi

Sabtu, 14 November 2015

Mukena Bordir Kembang-Kembang Impianku



Moment Idul Adha kemarin membuatku sedikit tertampar saat akan melangkahkan kaki ke pintu masjid. Pasalnya, mukena satu-satunya yang aku punyai sekarang sudah bisa dikatakan  kumel. Yah, namanya juga belum ganti-ganti sejak zaman dinosaurus bertelor, maksudnya zaman kuliah. Lama juga ya, sudah 6 tahun berarti. Dan itu membuat suamiku rada-rada gemas gimana gitu karena aku masih kekeuh ga mau ganti. Hal ini menandakan bahwa aku memang sangat ngirit setia dengan apa yang sudah kumiliki. Misalnya belum koyak-koyak banget, ya tetep pake itu. Toh belum tahi lalatan ini. Habisnya masih sayang.....seperti sayangku padamu, iya.... *Sinetron lagiee...324r75557765433 47 Super cute pig emoticons gif pig emoticons

Saat Boneka Penangkal Hujan yang Kepalanya Bulat itu Sedang Cemberut




“Tuk ! Tuk ! Tuk !”, bunyi genteng ketimpa hujan.


Aku (payung merah jambu), jamannya masih kurus hahahhaha...


Jumat, 13 November 2015

Memoriku Bersama Tanjung Pasir dan Untung Jawa



Aaaaaaaaaaaaaa....hari Minggu pagi yang sangat excited. Label cemen yang sering disodorin buat aku akhirnya pelan-pelan aku gagalkan. Dengan sedikit keberanian, aku berhasil melancong ke kota paling ujung (baca utara) dari Jakarta--yaitu Tangerang. Huaaahahahahaa (ketawa ala Gatotkaca) !!! 

Perjalanan by kereta akhirnya dilakoni dengan semangat dan gagah berani, karena ternyata persinggahan kereta yang kedua harus pake kereta ekonomi bobrok yang bau pesing. Haaaa....impian naik Commuter Line jurusan Tangerang pun pupus sudah, karena ternyata loket pada hari itu tutup. Tapi lumayan menghemat karena ongkosnya cuma Rp. 1.000,00 saja. Lumayan duit sisa bisa buat bayar kencing kan?

Bagus ya ??!!! Langitnya.....

Rabu, 11 November 2015

Jelang Sore di Luc Bar n Grill



Awan yang menggantung di kaki langit sungguh pekat.Warnanya sama kelabu dengan sepasang sepatu mungil yang membungkus kaki ini saat menapaki jalan antara Woltermonginsidi-Blok M. Kupikir ini dekat. Nyatanya enggak. Jauhnya ga kira-kira. Kebetulan pas datang memang nebeng Tukang Bajaj, jadi kira-kira diputer-puter dulu supaya terkesan jauh, juga sesuai dengan tarif  25 ribu. Untungnya hujan sudah reda. Dan payung seharga 35 ribu ini cukup sia-sia saja terbeli. Hanya menyesaki kantong kresek berisi baju di tangan kiri.

tiruan paprikanya centil banget yach

Senin, 09 November 2015

Helm Cute dan Antimaling di Blibli.com


Sering nggak sih kalau pas safari di jalan raya nemu pengendara motor yang tiba-tiba dicegat sama si rompi hijau. Atau justru kalian sendiri yang ngalamin ? Tiba-tiba disemprit lalu muncul kalimat : “Selamat siang Pak, bisa dipinggirkan sebentar motornya?” 


Oh no !!! Itu artinya kita sakses kena tilang. Kadang perkaranya sepele banget. Entah itu lupa bawa SIM/STNK, melanggar rambu lalu lintas, atau yang paling sering kejadian adalah nggak pake helm.


Minggu, 08 November 2015

Ubi Cilembu



Sore itu, sehabis bobok siang perut aku dan Tamas keroncongan. Maklum habis olahraga malam. TEEET !!! Maksudnya lomba molor, astagfirullah..

Lalu ga ada angin ga ada ujan, tiba-tiba gambar ubi cilembu anget uda terlintas dalam kepala.



Karya : Gustyanita Pratiwi

Selasa, 03 November 2015

Wisata Kuliner di Bogor





 Buka dashboard,  laman entry uda teriak-teriak minta diisi. Wadooohhh......sabar...iya ini aku isi dengan utang postingan tentang jalan-jalan di Bogor kemarin ya.

Oke baiklah...

Perjalanan kemudian dilanjut hingga kami bolak-balik salah jalan *udah ga heran*. Sampai akhirnya kami berhasil menembus daerah Gunung Sindur dan galau mau melanjutkan wisata ke Bogor ato nggak...

Asinan Taman Topi

Minggu, 01 November 2015

Balada Semangka Merah

Bagiku Bogor udah kayak rumah kedua. Kalau udah bosen ngubek-ubek Tangerang, pasti larinya ke Bogor. Selain pernah menimba ilmu selama 4 tahun di sana, aku juga menemukan cinta pertama sekaligus insyaAlloh yang terakhir *uhuk* yaitu suamiku di Bogor. Jadi kenangan akan Bogor memang tidak akan pernah tergantikan. 

(Pertemuan pertama kami bisa dibaca di sini)

 
Muraah banget sekilo 3500 sajah

Kamis, 29 Oktober 2015

Udah Baca Aja Sampe Habis

Oktober bakal tutup buku. Gue pun mengawalinya dengan sebuah momentum cukur rambut yang berakhir dengan sedikit penyesalan. Yeah !! Kini model rambut gue mirip seperti tokoh Sadness dalam film animasi Inside Out dengan tatanan poni yang sedikit gagal gaul. 

Getir.


Minggu, 25 Oktober 2015

Wong Prembun Pun Bisa Gaya dengan Grand New Veloz




Bapak saya guru. Ibu saya mengabdi kepada masyarakat sebagai penyuluh sekaligus mantri hewan. Sementara adik masih kelas 2 SMA. Kami sekeluarga beranggotakan 5 orang, meski saya dan kakak sudah ucul satu-satu, mengikuti jejak suami di kota orang. Praktis yang ada di kampung tinggal 3. Bapak, ibu, dan adik. 

Kadang harus dinas sampai ke pelosok-pelosok

Sabtu, 24 Oktober 2015

Review Sangiang Jaya Seafood

Di Tangerang, tepatnya di kitaran ruko-ruko deket Grand Tomang, ada 1 lagi tempat makan yang oke punya. Masakannya serba ikan, seafood, dan ayam-ayaman. Namanya Sangiang Jaya. Ini jadi tempat favorit kami klo lagi bener-bener ga ada ide mau makan apa. Biasa, kalo uda 5 hari masak, hari ke-6 ama hari ke-7 rasanya nge-blank... Suami sih ga pernah protes ama masakanku, tapi akunya sendiri yang kadang ogah makan masakanku, wkkk. 

 
Cah kangkung terenak sedunia *lebay

Jumat, 23 Oktober 2015

Roti Bakar 88 Pasar Lama


Kalau weekend tiba, biasanya acara masak ikutan libur. Biasa, pengennya kayak anak muda gitu deh, nongki-nongki cantik di tempat kekinian? SS lagi? Bosen. Yang lain aja yuk. Gimana kalo Roti Bakar 88 yang saban kami lewati selalu tumpah ruah sama pembeli? Oke lah capcus.

Nyummyy
Mie jumbo goreng

Rabu, 21 Oktober 2015

Es Buah Singkawang Tangerang



Selepas Magrib tamas mengajakku ke Kutabumi. Kali ini sasarannya adalah kedai es teler Singkawang yang uda ga diragukan lagi ketenarannya. Kedai legendaris ini berada di kitaran ruko yang cukup ramai. Apalagi kalau malam minggu seperti ini, pastinya banyak pasangan muda yang memadu kasih sambil mengudap es...sama seperti kami inilah.... (masih pede dong mengaku muda, hihihiw).

Pukul setengah 8 kami sampe lokasi. Bujug busyeettt, rame bener. Bapak penjual sekaligus anaknya sampe turun tangan membantu salah seorang pegawai yang kerepotan mengadoni pesanan. Nah, karena kami ingin ngobrol lebih lama, es pun kami makan di tempat. Kami pesan 2 mangkuk. Satu tanpa ager, satu komplit. Dengan cekatan mbak-mbak pelayannya pun melayani kami, hingga tak sampai 1 menit gunungan es dengan siraman sirop merah jambu dan paduan susu kental manis coklat siap terhidang di atas meja.


"Motonya kok dari belakang ya???!!"

"Es serut dengan siraman sirup merah dan susu"

Wisata Part 2 : Mampir Sejenak ke Pondok Cianjur


Setelah dzuhuran, kami ngerasa ada sesuatu yang belom kami lakukan sedari pagi. AHA...rupanya kami belom makan. Dan ini perut rasanya uda ga bisa diajak negosiasi. Pun setelah coba diganjal pake kentang goreng, tetep ga bisa terima. Soalnya bukan nasi, jadi katanya belom bisa disebut makan. Hahahahhah...

Nah, pas jalan keluar Kota Wisata, niatnya sih kami cari makan di sekitar Mekarsari aja. Soalnya uda jam setengah 3 an sore. Mekarsari kan cuma buka sampe jam 5. Tapi setelah dijalani, eh la kok di jalannya macet. Padet merayap. Rupanya orang-orang dari Puncak uda pada balik. Dan kita kena imbasnya....

Karena keadaan perut sudah sangat lapar, ditambah hawa dingin yang menjadikan kami  pengen memamahbiak #emangnya sapi??!!, jadi pas ngelewatin beberapa baner bertuliskan "Pondok Cianjur 200 meter lagi", rasanya tu kayak nemu oase di tengah gurun. Ayo deh kita ke sono. Pas jalan beberapa meter ke depan, e ada gang. Dan ternyata itu kedai masuk ke dalam. Yoweslah, daripada ribet, mending kami samper.



"Anget-anget makan tahu cocol sambal kacang"

Ice Juice Kedungsari

Siapa di sini yang gemar olahan durian cung !!!!

Pastinya aku di garis depan. Apa aja model penganan durian pasti langsung masuk ke perut. Tak terkecuali jus. 

Outlet Ice Juice Kedungsari

Sabtu, 17 Oktober 2015

Renda Bangku, Rasa ‘Minang’ yang Tak Lekang Oleh Waktu




‘Mencicipi’ Minang sesungguhnya tak melulu harus dari makanannya. Tapi juga dari kearifan lokal yang dimiliki. Seperti halnya daerah lain, Padang, khususnya Kota Bukittinggi, juga memiliki sejuta kearifan lokal yang salah satunya berupa kerajinan sulam-menyulam. Selain songket, rupanya ada satu jenis kain lagi yang membuat saya cukup kepo. Namanya Renda Bangku. Keren dan lain daripada yang lain bukan? Mungkin kata ‘bangku’ inilah yang pada akhirnya menggenapi rasa penasaran saya untuk mempretelinya satu per satu. 

Ibu Rukbeni (foto taken by Gustyanita P)

Minggu, 11 Oktober 2015

Jilbab Model Anak PAUD



Kalau urusan memakai jilbab, seringkali yang ada adalah cek-cok dengan suami. Bukaann !!! Bukan karena aku ga mau disuruh pakai jilbab, tapi karena aku sering dikomplain masalah caraku berdandan. Hahaaa....

PINK.....kesukaanku

Sabtu, 10 Oktober 2015

Cerita Gokil Akad Sampai Resepsi Nikahanku (Riasan Nastiti WO Purworejo)



Ceritanya flashback  H-1......

H-1 itu berjuta rasanya. Ada seneng, bahagia, haru, tegang, panik, capek, ngantuk, hawanya pengen istirahat tapi banyak orang yang harus diladenin satu-persatu. Hahahaha...komplit. Jadi sebelum tanggal 14 Mei 2014 itu, rumah udah ditobong. Karena di sini biasanya ada yang dateng sebelum resepsi, pada saat resepsi, ataupun sesudah resepsi. Sekalian pasang tendanya 3 hari 3 malam. Selain itu ibu-ibu laden juga udah pada stand bye. Soalnya masakan yang disuguhkan di sini kan lain dari yang pesanan katering untuk resepsi. Rempong memang. Tapi apa mau dikata. Namanya juga tradisi.

Dan di hari itu pula aku sudah harus pasang tampang di depan, menyambut tamu-tamu yang datang ke rumah. Tadinya kupikir udah pake baju biasa aja. Ga perlu dandan-dandan segala. Eh ibuku malah mewajibkan dandan biar kelihatan mantennya yang mana. Hohoo, ya udah deh nurut aja. 

Pagi itu didatangkanlah temen ibu yang jago rias. Riasannya juga simpel sih. Pake bajunya milik pribadi yang didapet dari Tamrin City. Yang penting matching. Habis itu udah deh seharian menyambut tamu-tamu. 

Pas udah jam 12 siang, aku ngerasa kepala uda mulai nyut-nyutan. Ya iyalah seharian belum makan. Akhirnya disuruh masuk n istirahat. Sementara itu sodara uda mulai berdatangan. Rame lah pokoknya. Isi rumah tumpah ruah. Ada juga yang sebagian mau nginep karena jauh dari luar kota. Kamar pengantin juga udah mulai dihias. Pokoknya itu hari paling rame dalam sejarah.


H-1 aja tamu udah segambreng2

Ngomik Di Blog??? Siapa Takut, Go For It !



Ngomong-ngomong soal cita-cita, dulu sih sempat nyemlong pengen jadi komikus ya. Sedari SD malah. Maklum terlahir dari keluarga yang agak-agak nyrempet ke dunia seni. Alm. Kakek jago lukis, Bapak sering dimintain tolong design rumah (lulusan teknik sipil rasa arsitek). Sementara itu, ketiga anaknya (termasuk aku) dikaruniai kemampuan menggambar dengan teknik dan cita rasa yang berbeda. 


Kalo jaman sekolah nih (pas di jam kesenian), teman-teman kan pada seragaman gambar gunung 2 biji tuh. Lalu di tengah-tengahnya nongol matahari. Nah, aku pengennya lain dong. Mencoba untuk antimainstream yaitu dengan menggambar orang. 


Gaya banget memang. Ngomongnya juga rada songongan. Padahal kemampuan ma... cetek. Beloman sekaliber para mastah dunia macam Aoyama Gosho, Eiichiro Oda, Isshiki Makoto, Ono Eriko, Emak Gaoel (azeegh) dan lainnya. Aku mah apa atuh??? Upilnya Aoyama aja masih jauh. 


Ya kurang lebih, baru bisa gambar indil-indil doang dikasih mata, terus tancep-tancepin balon dialog. Masalah latar atau perintilan-perintilan penunjang lainnya mah.....menyusul (alesan, padahal ga bisa). Ya intinya memang kudu digenjot abis-abisan. Misalkan kayak gini nih :
 
Karya : Gustyanita Pratiwi

Kamis, 08 Oktober 2015

Narsis di Blog???? Bodoin Amat





Sesaat setelah resign, medsosku yang dulunya sepi kini mendadak ramai. Isinya bukan status biasa, melainkan promosi lomba yang kuikuti sana-sini lewat blog yang masih berplatformkan gretongan. 

Setelah take berkali-kali akhirnya dapat yang oke lah

Senin, 05 Oktober 2015

Sejarah Out Of The Box-nya Fitria Chairani


Tak ada yang lebih mengasyikkan selain bicara sejarah dengan profil hijaber cerdas satu ini, Fitria Chairani.  Secara tak sengaja, aku menemuinya di sebuah pameran bertajuk wisata di JIExpo beberapa tahun silam.  Meski sudah lumayan lama, tapi pelajaran yang aku tangkap dari obrolan kala itu masih tetap lekat di hati. Kenapa menarik? Karena di usianya yang masih demikian muda, dia berani menjajal kemampuannya di bidang enterpreneurship. Bersama sejumlah rekan (yang juga sama-sama anak muda), ia mendirikan Campa Tour and Travel yang basicly adalah wisata sejarah. 

Fitria Chairani